Header Ads

ad728
  • Breaking News

    YUK, WISATA RELIGI KE KOMPLEK PIP-NEGARA


    Negara Daha memang terkenal dengan lumbungnya para alim ulama. Banyak dari mereka yang terkenal sampai ke luar daerah berkat keilmuan mereka itu. Maka tak heran jika di Negara terdapat banyak makam para Wali Allah. Seperti Makam Habib Ibrahim di Desa Sungai Mandala, Kubah Dingin di Desa Teluk Haur dan makam-makam wali lainnya. Juga yang pastinya akan kita kupas lebih dalam adalah Makam Wali Allah yang ada di Komplek Pendidikan Islam Parigi.

    Komplek PIP tidak hanya terkenal dengan lembaga pendidikannya, namun juga dengan makam-makam para wali yang ada di sana. Berziarah ke makam/kubur hukumnya adalah sunah atau sangat dianjurkan oleh agama. Selain mengingatkan kita pada kematian, ziarah ke makam wali juga sebagai jalan kita untuk mencari berkah.

    Berikut makam-makam Wali Allah yang ada di Komplek PIP :
    1.    MAKAM SURGI TUAN DATU NA'AM
    Beliau ini terkenal dengan Baju Tambal Seribu-nya. Salah satu karomah beliau adalah tatkala beliau wafat. Dahulu itu beliau wafat di Barabai dan akan dimakamkan di Nagara. Musim kemarau membuat sulit untuk membawa jenazah beliau Ke Nagara akibat sungai yang begitu kering. Anehnya tiba-tiba saja air sungai menjadi pasang dan dengan begitu mulusnya perahu pembawa jenazah sang wali meluncur ke Nagara.
     
    2.    MAKAM TUAN GURU MUHAMMAD YAHYA DAN KH. MU'ALLIM SYAMSUNI
        TUAN GURU MUHAMMAD YAHYA
        Tuan Guru ini adalah mertua dari KH. Mu'allim Syamsuni. Salah satu karomah beliau adalah saat beliau wafat. Saat itu Nagara yang merupakan daerah rawa sedang mengalami musim banyu dalam (air pasang), anehnya saat liang lahat digali tak ada setetespun air yang menggenanginya. Padahal seperti yang kita ketahui, kalaupun tanah digali pada musim kemarau, tetap saja akan keluar air dari dalam liang itu. Subhanallah….

         KH. MU'ALLIM SYAMSUNI
       KH. Ahmad Syamsuni merupakan salah satu tokoh utama pelopor berdirinya Komplek PIP. Ketawadhuan wali Allah yang satu ini begitu tinggi. Sampai diusia tuanya dan saat sakitpun beliau tetap mengajarkan ilmu kepada umat lewat majelis mudzakarah yang beliau pimpin. Beliau meninggal pada tanggal 6 Rabiul Akhir 1431 H di sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Ribuan jama'ah menyambut jenazah sang wali dengan hujan air mata di rumah duka. Sama seperti sang mertua (Tuan Guru Muhammad Yahya), tak ada setetes air pun yang ada di liang kubur beliau, padahal saat itu Nagara sedang musim 'banyu dalam'. Subhanallah…. sungguh Allah mencintai para kekasihnya.




    4.    MAKAM KH. UMAR BIN MARHASAN
        Admin kesulitan mencari info tentang makam ini. Makam ini cukup tua, tertulis jelas tahun 1963 di batu nisannya. Menurut sumber terpercaya KH. Umar bin Marhasan ini punya ikatan keluarga dengan Tuan Guru Hasan Baihaqi yang ada di Belitung Banjarmasin.

    Disamping itu pula, di Komplek PIP juga rutin digelar majelis-majelis ilmu, berikut diantaranya:
    1.    Majelis Mudzakarah Al-Ihya oleh KH. Busyairi (Tiap Rabu Ba'da Ashar)
         Biasanya juga dihadiri oleh para Alim Ulama, Habib dan Tuan Guru, tak jarang ada yang dari Tanah Jawa sampai Tanah Timur Tengah. Jama’ahnya pun ribuan. 
    2.    Majelis Ta’lim Tafsir Al-Qur'an Oleh KH. Busyairi (Tiap Minggu Ba'da Subuh)
    3.    Majelis Ta’lim Kitab Hidayatus Salikin oleh KH. Busyairi (Tiap Senin Ba'da Magrib)
    4.    Majelis Ta’lim Khusus Wanita oleh KH. Busyairi (Tiap Selasa Ba'da Ashar)
    5.    Majelis Ta’lim Khusus Wanita oleh Ustadzah Rukiyah (Tiap Minggu Ba'da Zuhur)

    Itulah sekilas info yang bisa admin berikan. Atur jadwal anda untuk menjadikan Komplek PIP sebagai tujuan wisata religi anda berikutnya..

    Semoga dengan dikelilingi oleh makam-makam para wali Allah, komplek ini mendapat berkah khususnya buat guru dan santeri/siswanya yang sedang menuntut ilmu. 
    Amin yaa rabbal alamin….

    Tsanwari_2013
    Mesjid Besar Al-Ihya yang telah selesai direhab total
    dan diresmikan berbarengan dengan HarJad Kab. HSS (2 Des 2012)
    (Tampak dari kiri ke kanan: Habib, Guru Danau, Gubernur Kalsel dan Ketua YAPIP)
    disuatu kesempatan dalam majelis di Mesjid Besar Al-Ihya
    Langgar/Mushala peninggalan KH. Mu'allim Syamsuni bergaya Mesjid Nabawi
     
    Makam KH. Mu'allim Syamsuni berdampingan dengan makam orang tuanya


    KOMPLEK PENDIDIKAN ISLAM PARIGI
    Alamat: Jl. Pelayar No. 111 Desa Habirau Tengah Kec. Daha Selatan
    Kab. Hulu Sungai Selatan Prov. Kalsel- Indonesia

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728