Header Ads

ad728
  • Breaking News

    CARA MERAIH LAILATUL QADAR- - - DI 10 MALAM GANJIL TERAKHIR BULAN RAMADHAN

     Apa itu Malam Lailatul Qadar?
    Malam Lailatul Qadar adalah malam mulia yang nilainya lebih baik daripada 1.000 bulan (30.000x malam biasa):
    Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.

    Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

    Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

    Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

    Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” [QS Al Qadar: 1 - 5]

    Apa Fadhilat Lailatul Qadar?
    Salah satu fadhilat Lailatul Qadar disebutkan dalam satu hadits, Rasulullah (SAW) bersabda maksudnya: "Barangsiapa yang beribadah pada Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan pengharapan kepada keridhaa Ilahi, niscaya dia akan diampuni segala dosanya yang lampau."  (Hadis riwayat Muslim )

    MERAIH LAILATUL QADAR---M. QURAISH SHIHAB MENJAWAB

    Bagaimana cara meraih malam Lailatul Qadr? Apakah benar malam tersebut hanya datang pada malam ganjil saja, apa ciri-cirinya. Ada orang yang mengaku mendapat Lailatul Qadr, bagaimana refleksi orang yang menerimanya itu dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya, seharusnya ada perubahan kan?

    Jawab: Cara memperoleh Lailat-u al-Qadr adalah giat mendekatkan diri kepada Allah dengan aneka kebajikan. Kebajikan dimaksud bukan sekedar ibadah ritual atau membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan beri’tikaf, tetapi aneka kebajikan sosial, upaya menambah pengetahuan yang bermanfaat, serta menghiasi diri dengan akhlak mulia sambil membersihkan jiwa dari segala macam penyakit kejiwaan, seperti angkuh, iri hati, riya dan sebagainya. 

    Ibadah-ibadah yang dilakukan secara tulus dan ikhlas akan dapat berbekas dalam jiwa sehingga pada akhirnya ia mendapatkan kedamaian, ketenangan, lalu mengubah secara total sikap hidupnya. Boleh jadi yang bersangkutan sebelum ini, masih sering melakukan pelanggaran kecil atau besar, tapi sebagaimana kita ketahui, seringkali ada saat-saat tertentu di mana timbul kesadaran di dalam hati, kesadaran akan dosa dan kelemahan manusia di hadapan Allah, sehingga mengantar seseorang untuk mendekat kepada-Nya sambil menginsafi kesalahannya. Kesadaran dan keinsafan itulah yang mengubah sikapnya 180 derajat. Kesadaran semacam itu bila dirasakan seseorang, maka itulah bukti bahwa ia telah mendapatkan Lailat-u al-Qadr.

    Kesadaran ini, memang dapat muncul kapan saja, tetapi pada malam-malam Romadlon –khususnya pada akhir bulan Romadhan– Kesempatan untuk mendapatkannya sangat besar bagi mereka yang mengasah dan mengasuh jiwanya sejak awal Romadhan, apalagi Allah sendiri telah menetapkan salah satu malam di bulan itu untuk tujuan tersebut. Seperti Anda ketahui pada malam Lailat-u al-Qadr malaikat turun. Malaikat adalah makhluk Allah yang selalu berbuat kebajikan. Siapa yang ditemani malaikat, maka tentulah ia akan terus terdorong untuk melakukan kebajikan. Demikian, dan semoga kita dapat “menemukan” malam mulia itu. Wa Alloh A’am

    di kutip dari M. Quraish Shihab Menjawab.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728